APA ITU BATU AKIK, INTAN DAN PERMATA SERTA ASAL-USULNYA

Fenomena batu akik saat ini seperti demam yang menimpa siapapun dari anak-anak sekalipun sampai kepada yang berusia lanjut. Dalam geologi, batu merupakan benda padat yang terbuat secara alami dari mineral dan atau mineraloid. Sementara lapisan luar padat Bumi, litosfer, terbuat dari batu. Dalam batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu batuan beku, sedimen, dan metamorf. Penelitian ilmiah batuan disebut petrologi, dan petrologi merupakan komponen penting dari geologi.

Sementara itu batu mulia merupakan anggota elite dari mineral alam. Disebut elite karena dari sekitar 3.000 jenis mineral di Bumi, hanya terdapat 150-200 yang bisa digolongkan jenis batu mulia. Pembentukan batu mulia terjadi yakni melalui proses geologi seperti batuan lainnya, misalnya yaitu melalui diferensiasi magma, metamorfosa, atau sedimentasi menurut paparan Indyo Pratomo, geolog dari Museum Geologi Bandung.

Pada mulanya adalah aktivitas dari dapur magma di perut Bumi. Batuan cair yang bersuhu di atas 1.000 derajat celsius tersebut terus bergerak dalam selubung atau mantel Bumi. Di luar mantel ini adalah lapisan kerak Bumi, yang tersusun dari lempeng-lempeng yang terus bertumbukan dan menyisakan banyak retakan. Tekanan yang kuat dari dalam cenderung mendorong magma untuk mencari jalan keluar ke permukaan bumi.

Ketika cairan superpanas yang bertekanan tinggi ini mulai naik, cairan tersebut akan melarutkan bermacam bebatuan lain yang telah ada. Maka terjadilah proses pelarutan atau ubahan hidrotermal. Sementara itu intan merupakan batuan yang terbentuk pada lapisan luar mantel Bumi, di kedalaman hingga 161 kilometer. Pada kedalaman tersebut, tekanan bisa mencapai 4 gpa dan suhu hingga lebih dari 1.350 derajat celsius. Tekanan yang luar biasa kuat dan suhu yang luar biasa panas kemudian mengubah mineral karbon anorganik di kerak Bumi (beda dengan karbon organik yang membentuk batubara) yang dilewati hidrotermal tersebut menjadi kristal intan.

Intan merupakan bagian dari batuan mulia yang memiliki keistimewaan karena tingkat kekerasannya. Dalam jajaran batu mulia, skala kekerasan intan mencapai 10 mohs, disusul batuan safir dan rubi (mirah delima) yang mencapai 9 mohs, zamrud mencapai 7-8 mohs. tetapi Batuan akik atau yang dalam istilah gemstone digolongkan sebagai batuan setengah mulia memiliki kekerasan kurang dari 7 mohs.

Sedangkan batuan akik terbentuk saat larutan hidrotermal semakin mendingin karena semakin dekat permukaan. Sambil berjalan ke atas, dia mengisi rekahan dan pori-pori batuan, dan bahkan mengisi fosil kayu sehingga membatu. "Batuan akik terbentuk oleh tudung-tudung silika atau larutan hidrotermal, yang tidak terlalu jauh dari permukaan. Temperaturnya kira-kira 300 derajat celsius,".

Batuan akik ini bisa ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dari 34 provinsi di Indonesia. Sedangkan intan, sejauh ini hanya bisa ditemukan di Kalimantan. "Intan yang ditemukan di Kalimantan bukan berasal dari intinya, melainkan batuan intan yang dari sumber sekunder yang diendapkan atau dibawa oleh air dari tempat lain. Para geolog sudah sejak zaman Belanda sudah memburunya, tetapi tidak ditemukan sumber primernya seperti yang ditemukan di Kimberley,". Demikian menurut Sujatmiko, geolog yang juga Sekretaris Jenderal Masyarakat Batu Mulia Indonesia.

Batu permata adalah sebuah mineral, batu yang dibentuk dari hasil proses geologi yang unsurnya terdiri atas satu atau beberapa komponen kimia yang mempunyai harga jual tinggi, dan diminati oleh para kolektor. Di dunia ini tidak semua tempat mengandung batu permata. Di Indonesia hanya ada beberapa tempat yang mengandung batu permata antara lain di provinsi Banten dengan Kalimayanya, di Lampung dengan batu jenis-jenis anggur dan jenis cempaka, di Pulau Kalimantan dengan Kecubungnya (amethys) dan Intan (berlian).

Batu permata mempunyai nama dari mulai huruf a sampai huruf z yang diklasifikasikan menurut kekerasannya yang dikenal dengan Skala Mohs dari 1 sampai 10. Permata yang paling diminati di dunia adalah yang berkristal yang selain jenis batu mulia seperti Berlian, Zamrud, Ruby dan Safir, batu-batu akik jenis anggur seperti Biru Langit, bungur atau kecubung yang berasal dari Tanjung Bintang, Lampung saat ini banyak di buru oleh para kolektor karena kualitas kristalnya.

Ada beberapa macam batu permata yang sering dijumpai di Indonesia antara lain :
Akik
Akuamarin
Ametis
Biduri laut
Batu biduri Bulan
Batu Cempaka
Berlian
Batu delima
Chalcedony
Giok
Intan
Kuarsa
Mutiara
Mata kucing
Pirus
Safir
Zamrud
Ruby
Opal
Spinel
Bloodstone
Tashmarine
Quattro

Sementara itu Batu permata yang belum ada nama Indonesia
Alexandrite/Chrysoberyl
Chrysocolla
Chrysoprase
Hematite
Jasper
Kunszite
Lapis Lazuli
Malachite
Obsidian
Olivine/peridot
Pyrite=pirit
Tanzanite
Tourmaline
Zircon

Demikianlah macam-macam jenis batu mulia yang digandrungi para pecinta gemstone dari batu akik, intan dan batu permata, yang disadur dari berbagai sumber.

wikipedia
kompas.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel